
Sebagian gagasan yang terus menemani seorang chef justru merupakan yang paling sederhana: hargai bahannya, pahami apa yang dibutuhkannya, dan hindari menambah kerumitan hanya agar hidangan terlihat lebih istimewa.
“Saya suka menjaga kesederhanaan di dapur saya. Bahan-bahanlah yang sesungguhnya menjadi pemeran utama.”
Cristian Marino
Itulah pemikiran di balik salah satu catatan Journal saya yang paling awal, diterbitkan pada 2018.
Kesederhanaan di dapur profesional bukan berarti mengerjakan lebih sedikit secara ceroboh. Kesederhanaan berarti memahami apa yang penting dengan cukup baik sehingga kita dapat menghilangkan yang tidak penting.
Risotto lobster yang dibangun di atas kejelasan cita rasa
Hidangan itu adalah risotto lobster dengan beras Carnaroli, lobster, dan minyak zaitun extra virgin, serta bisque yang dibuat dari lobster itu sendiri.
Yang penting bukan jumlah bahannya, melainkan hubungan di antara semuanya: beras membawa cita rasa, lobster tetap mudah dikenali, bisque memberi kedalaman, dan minyak zaitun melengkapi hidangan tanpa menutupi karakternya.
Ketika bahan utama baik dan tekniknya terkendali, hidangan tidak perlu menjelaskan dirinya melalui hiasan. Keindahan lahir dari keseimbangan, proporsi, dan rasa.



Kesederhanaan adalah sebuah keputusan
Bertahun-tahun kemudian, saya masih melihat kesederhanaan dengan cara yang sama. Kesederhanaan bukan jalan pintas dan bukan ketiadaan teknik. Kesederhanaan adalah disiplin untuk membiarkan teknik mendukung bahan, bukan bersaing dengannya.
Hidangan sederhana dapat menuntut banyak perhatian karena tidak ada tempat untuk menyembunyikan bahan yang kurang baik, bumbu yang tidak tepat, atau pemasakan yang kurang presisi. Justru itulah sebabnya kesederhanaan tetap menjadi salah satu ujian paling berguna bagi kemampuan seorang juru masak dalam mengambil keputusan.
Pertama kali diterbitkan pada 31 Agustus 2018. Edisi arsip ini telah disunting ringan untuk memperjelas isi dan penyajian dengan mempertahankan gagasan serta foto-foto asli.
Bacaan lanjutan dari Journal
- Memahami masakan Italia: tujuh prinsip dari seorang chef Italia (bahasa Inggris)
- Parmigiana terung yang selalu diminta para tamu (bahasa Inggris)
- Masakan Italia menjadi warisan UNESCO (bahasa Inggris)
Catatan terjemahan: Artikel ini diterjemahkan dari edisi asli berbahasa Inggris dengan bantuan kecerdasan buatan. Kekeliruan kecil dalam bahasa mungkin masih ada. Jika terdapat perbedaan, edisi bahasa Inggris menjadi rujukan editorial. Lihat versi asli berbahasa Inggris.
Edisi asli berbahasa Inggris diterbitkan pada 31 Agustus 2018.
